Saturday, July 13, 2013

Pesan Terakhir #4

        "Aduuuuh! Penyakit lupa emang nggak ada obatnya ya, novel ini kan udah selesai dibaca 3 hari yang lalu. Lagi-lagi aku lupa ngembaliinnya! kena denda lagi nih." Sezi menggerutu.
        Saat Sezi berjalan menuju perpustakaan, dia melewati kelas Gilang. Sezi menghentikan langkahnya setelah mendengar isak tangis yang begitu kencang dari dalam kelas Gilang. Jerit tangis yang diselingi dengan memanggil nama Gilang.
        "Gilang kenapa?" tanya Sezi lirih kepada salah satu teman sekelas Gilang.
        "Gilang meninggal!" jawabnya. Mendengar jawaban itu, Sezi merasa tak berdaya. Dia kehabisan tenaga. Tubuhnya lemah. Tatapan matanya kosong, berkunang-kunang, dan perlahan menjadi gelap. Dia tak bisa mengendalikan tubuhnya, yang akhirnya rebah ditempat.

***
        Perlahan, Sezi membuka matanya. Tak ada siapapun di sana. Hanya Riko yang ada disampingnya.
        "Kak Sezi?" Riko menyapa.

Friday, July 12, 2013

Pesan Terakhir #3

        "Kriiiiiiiing!" Suara bel melengking ditelinga Sezi. Akhirnya, saat yang dinantikannya telah tiba.  Berakhirnya pelajaran hari ini. Bagaimana tidak, Sezi masih dibingungkan dengan ketidakhadiran Gilang hari ini ke sekolah. Dia ingin sekali menelepon ibu Gilang, tapi dia merasa takut. Takut ibu Gilang curiga padanya. Karena, ibunya tidak tahu bahwa Gilang sudah punya pacar.
        Sezi merasa langkah kakinya diikuti. Seperti ada langkah kaki lain yang menyertainya. Jaraknya terasa semakin dekat. Sezi menjadi sedikit cemas. Siapa itu?!? tanyanya dalam hati. Secara spontan,  Sezi menoleh ke belakang. Dan, apa yang dilihatnya!?! Dia mendapatkan senyuman manis yang begitu menggugah hatinya. Senyum itu sudah tak asing lagi baginya. Juga tatapan mata yang indah. Yah! Senyum manis dan mata yang indah itu milik Riko. Lelaki yang selalu ada disampingnya saat dia merindukan Gilang. Sama seperti saat ini, disaat Sezi sangat mengkhawatirkan Gilang, Riko muncul! Layaknya sebagai sumber energi bagi Sezi. Entah mengapa, tanpa diminta, Riko selalu ada disaat Sezi membutuhkannya. Meski belum terlalu lama kenal, Sezi merasa Riko adalah sahabat terbaiknya. Sahabat???! Akankah Riko juga menganggap Sezi sebagai sahabat??

Thursday, July 11, 2013

Pesan Terakhir #2

        Malam itu terasa sangat hening. Berulang kali Sezi membolak-balikkan tubuhnya diatas kasur empuknya itu. Dia gelisah, sulit untuk memejamkan mata. Entah apa penyebabnya. Mungkin saja, karena Gilang malam itu tidak menghubunginya. Biasanya, setiap malam sebelum tidur, dia selalu mendengar suara Gilang. Tapi malam ini tidak. Dia khawatir terjadi apa-apa dengan Gilang. Sampai akhirnya, matanya terpejam dengan sendirinya. Dan Sezi pun tertidur pulas.  Dia terlihat sangat lelah.
        Keesokan harinya di sekolah, Sezi pergi ke perpustakaan untuk meminjam beberapa novel. Tiba-tiba...
        "Eh, Sezi! Sendirian aja nih ? Gilang mana ?" Seru Via, teman satu kelas Sezi pada saat duduk di kelas satu.
        "Oh, iya nih Via. Gilangnya tadi ke kantin. Katanya sih laper banget gara-gara belum sarapan." Jawab Sezi.
        "Hmm gitu. Oh iya zi, semalem waktu aku ke rumah sakit buat ngejenguk nenek, aku liat Gilang, dia sama orang tuanya."

Tuesday, July 9, 2013

Pesan Terakhir #1

        "Happy anniversary!" Ucap Gilang kepada Sezi. Tepat 2 tahun Gilang dan Sezi menjalin hubungan yang cukup harmonis. Boneka beruang coklat dipelukan Sezi merupakan hadiah yang didapatkannya dari Gilang, sebagai wujud rasa sayangnya kepada Sezi yang sudah 2 tahun ini memberikan rasa sayang yang sama kepadanya. Mereka memang belum diberi lampu hijau oleh kedua orang tua mereka untuk berpacaran. Karena mereka masih duduk di bangku SMA kelas 2. Jadi, mereka selalu sembunyi-sembunyi jika ingin pergi berdua. Mencari-cari alasan yang jitu agar bisa keluar rumah. Itu sudah jadi keahlian mereka.
        Di sekolah, Gilang dan Sezi tidak belajar dalam satu kelas. Gilang di kelas XI IPA 2, dan Sezi di kelas XI IPA 4. Ini merupakan keberuntungan bagi Sezi, karena dia khawatir jika berada di kelas yang sama dengan Gilang, dia akan merasa malu kepada Gilang pada setiap pelajaran bahasa inggris. Karena, bahasa inggrisnya masih sangat kacau. Sezi pun seakan membenci pelajaran bahasa inggris. Dia benci, karena dia tidak bisa. Mengetahui hal itu, orang tua Sezi memutuskan untuk mendaftarkan Sezi ke kursus bahasa inggris. Di sana, dia belajar bahasa inggris lebih aktif dari pada di sekolah. Karena menurutnya, belajar di sana lebih menyenangkan. Bahasa inggrisnya pun perlahan membaik.

Monday, July 8, 2013

Manfaat Puasa Ramadhan

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Readers! Tak terasa, Ramadhan sudah didepan mata . Aku selaku pemilik blog ini mohon maaf atas segala kesalahan yang pernah kuperbuat . Tolong dimaafin yaaah :)
Aku juga mau ngucapin 'Selamat menunaikan ibadah puasa' , mudah-mudahan kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakannya . Jangan lupa juga disempurnakan dengan ibadah lainnya . Kalo menurut prinsip aku , aku menganggap Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir bagiku , sehingga InsyaAllah akan termotivasi untuk beribadah secara maksimal . Aamiin.
Ngomong-ngomong mengenai bulan Ramadhan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim sedunia, dimana kita diwajibkan untuk berpuasa, tentu banyak manfaatnya . "Manfaat Puasa Ramadhan" diantaranya :

Tuesday, July 2, 2013

Mengantuk (¯﹃¯)

Hey!!
Mengapa kau ada dimana-mana??
Kau datang tak kenal waktu!
Bisakah kau datang hanya pada saat yang tepat?
Aku benci kau!
Karena kau sering datang disaat yang benar-benar tidak tepat!
Saat belajar, aku tidak bisa berkonsentrasi karena kedatanganmu -_-
Diperjalanan, kau bisa membuatku celaka jika kau datang!
Disaat aku sedang sibuk dengan pekerjaanku,
Kau malah lebih sibuk menggangguku!!
Tapi, jika aku membutuhkanmu, kau terkadang tak muncul -_-
Ada apa denganmu?!?
Bagaimana cara yang ampuh untuk memusnahkanmu jika kau datang diwaktu yang tak tepat?
Atau cara yang ampuh untuk mendatangkanmu disaat aku butuh?
Tolong! Beri tahu aku!